28 Juni 2018 ini pertarungan memperebutkan dingklik gubernur dan wakil gubernur dimulai, masyarakat maluku menawarkan hak suaranya untuk menentukan pemimpin yang mereka anggap bisa memajukan wilayahnya tersebut. Ada tiga pasangan cagub-cawagub yang berpartisipasi dalam kontestasi Pilkada Maluku 2018 ini, yaitu pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (Santun) dengan nomor urut 1, kemudian pasangan Murad Ismail Barnabas Ornor (Baileo) dengan nomor urut 2 dan pasangan Herman Aderian Koedoeboen-Abdullah Vanath
(Hebat) menerima nomor urut 3.
Dan berikut ini ialah hasil hitung cepat atau Quick Count sementara Pilgub Maluku 2018 :
1. Said Assagaf - Anderias Rentanubun dengan perolehan bunyi sebesar ... Persen.
2. Murad Ismail - Barnabas Omor dengan perolehan bunyi sebesar ... Persen.
3. Herman Aderian Koedoeboen - Abdullah Vanath dengan perolehan bunyi sebesar ... Persen.
Peta kekuatan masing-masing pasangan cagub-cawagub Maluku:
Pasangan Said Assagaff-Anderias Rentranubun diusung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejatera (PKS) dan Partai Demokrat sedangkan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai partai pendukung.
Kemudian pasangan Murad Ismail-Barnabas Ornoyang diusung oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P), Partai Gerindra, Partai Persatuan
Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), Partai Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan dan Persatuan
Indonesia (PKPI). sedangkan Perindo sebagai partai pendukung.
Dan yang terakhir ialah pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath yang maju melalui jalur independent.

